Penyebab Pendarahan Pada Wanita Usia Lanjut

Penyebab Pendarahan Pada Wanita Usia Lanjut – Umumnya, setiap perempuan yang sudah menginjak dewasa pasti akan menemukan ” tamu bulanan ” atau dalam bahasa sehari-harinya ialah haid dan menstruasi. Sesudah perempuan menginjak usia senja, antara 45 sampai 50 tahun haid akan berhenti dan itu yang dinamakan menopause.

Penyebab Pendarahan Pada Wanita Usia Lanjut

Menopause merupakan berakhirnya siklus haid secara alami, yang pada umumnya dapat dikatakan ketika wanita tidak mengalami haid selama 12 bulan. Itu artinya, seorang wanita tidak akan menemukan siklus haid nya lagi. Akan tetapi, keluarnya pendarahan yang dapat terjadi sesudah menopause dapat dikategorikan sebagai satu pertanda timbulnya gangguan medis yang sangat serius.

Maka dari itu, bagi anda yang sedang mengalami menopause lalu menimbulkan bercak darah atau pun pendarahan melalui vagina. Alangkah baiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter kandungan. Dimana, pendarahan pada masa menopause selalu di curigai dengan kemunculannya penyakit kanker endometrium atau kanker rahim.

Tak hanya itu saja, berikut dibawah ini ada beberapa penyebab pendarahan pada wanita lansia yang harus anda ketahui, di antaranya :

Penyebab Pendarahan Pada Wanita Usia Lanjut

  • Polip

Pertumbuhannya jaringan ini dapat muncul didalam rahim atau kanal serviks atau pada dibagian leher rahim anda. Biasanya, mereka bukan kanker tapi dapat mengakibatkan bintik-bintik, pendarahan yang sangat berat ataupun pendarahan sesudah berhubungan seks.

  • Atrofi endometrium

Endometrium merupakan sebuah jaringan yang dapat melapisi rahim anda. Hal ini dapat merespon hormon seperti estrogen dan progesteron. Selain itu, kadar hormon yang rendah sesudah menopause dapat mengakibatkan penderitanya menjadi terlalu kurus akibat dari pendarahan.

  • Endometrial hyperplasia

Sesudah menopause, mungkin anda akan mempunyai terlalu banyak estrogen dan terlalu sedikit progesteron. Akibatnya, endometrium akan menjadi lebih tebal dan bisa berdarah.

  • Atrofi vagina

Seperti kita ketahui, estrogen dapat membantu menjaga jaringan supaya tetap sehat. Sesudah menopause, kadar estrogen yang rendah dapat mengakibatkan dinding vagina anda menjadi kurus, kering dan meradang. Hal itu sering mengakibatkan pendarahan sesudah berhubungan seks.

  • Kanker

Pendarahan merupakan suatu gejala paling umum dari kanker endometrium atau rahim sesudah menopause.

  • Penyakit menular seksual

Berbagai macam penyakit menular seksual seperti gonore dan klamidia, ini juga dapat mengakibatkan bercak dan pendarahan sesudah berhubungan seks.

  • Pengobatan

Sering mengeluarkan pendarahan ini juga dapat di akibatkan dari efek samping obat-obatan tertentu seperti terapi hormon, pengencer darah dan tamoxifen.

Itulah beberapa penyebab Pendarahan Pada Wanita Usia Lanjut. Sekian dan ucapkan terimakasih semoga bermanfaat.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *